spot_img
spot_img
More
    BerandaBERITAPemerintah Genjot Digitalisasi Nagari: UMKM dan Kelompok Tani Mulai Beralih ke Platform...

    Pemerintah Genjot Digitalisasi Nagari: UMKM dan Kelompok Tani Mulai Beralih ke Platform Online

    Diskominfotik Sumatera Barat terus memperkuat literasi digital masyarakat nagari sebagai langkah strategis mendorong pemanfaatan teknologi informasi untuk peningkatan ekonomi lokal.

    Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Transformasi Digital bagi Pelaku UMKM dan Kelompok Tani di Nagari Sungai Balantiak, Kabupaten Lima Puluh Kota.

    Kepala Diskominfotik Sumbar, Siti Aisyah, menegaskan bahwa transformasi digital bukan hanya menjadi isu kota-kota besar, tetapi juga kebutuhan mendesak di tingkat nagari, terutama bagi kelompok produktif seperti petani dan UMKM.

    “Potensi lokal kita sangat besar, namun sering terhambat karena keterbatasan pemanfaatan teknologi. Di sinilah pemerintah hadir, memastikan tidak ada yang tertinggal dalam arus digitalisasi,” ujar Siti.

    Ia mengungkapkan bahwa kegiatan serupa akan diperluas ke berbagai wilayah lain yang telah dipetakan, sehingga manfaat transformasi digital dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat Sumbar.

    “Komitmen dan kolaborasi menjadi kunci. Kita mulai dari Sungai Balantiak, dan seluruh nagari yang siap akan kita dorong untuk tumbuh secara digital,” tambahnya.

    Anggota DPRD Sumbar, Nurkholis Dt. Bijo Dirajo, memberikan apresiasi terhadap dukungan Diskominfotik dalam mendorong peningkatan kapasitas digital masyarakat nagari.

    “Banyak produk bagus di nagari, namun belum semua pelaku usaha memahami cara pemasaran digital. Karena itu kolaborasi ini sangat penting agar masyarakat memiliki akses dan pengetahuan dalam memasarkan produk secara online,” kata Nurkholis.

    Wali Nagari Sungai Balantiak, Dedi Henidal, mengajak masyarakat untuk aktif bertanya dan menggali pengetahuan dari para narasumber agar transformasi digital tidak hanya menjadi program, tetapi benar-benar menjadi gerakan bersama.

    “Dengan pendampingan dari Kominfo, insyaallah kita bisa lebih baik. Mari bangun komunikasi yang terbuka agar masyarakat memahami manfaat nyata dari program ini,” ujarnya.

    Sementara itu, Direktur CV Kojolah Sandbox, Aqil Rahman, memaparkan strategi dasar dalam memasarkan produk lokal melalui platform digital serta menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi UMKM dan kelompok tani.

    Kegiatan ini turut diisi dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemprov Sumbar dan CV Kojolah Sandbox, sebagai langkah memperkuat ekosistem literasi digital nagari.

    Selain sosialisasi, peserta juga menerima materi teknis mengenai pemanfaatan teknologi untuk peningkatan usaha UMKM dan kelompok tani di Nagari Sungai Balantiak.

    BERITA TERBARU

    Iklan

    Iklan

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Must Read

    DUKCAPIL

    Related News